Padang Sabana Fulan Fehan yang unik dan menakjubkan

Wisata alam Padang Sabana Fulan Fehan di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Indonesia, menawarkan pengalaman yang unik dan menakjubkan. Lembah Fulan Fehan di kaki Gunung Lakaan terkenal dengan padang sabana yang luas dan subur. Lokasinya sekitar 26 km dari Atambua, ibu kota Kabupaten Belu, dan dapat dicapai melalui dua jalur, yaitu Desa Dirun dan Desa Maudemu.

Langkahkan kakimu dan jelajahi akan pesona keindahan alam Indonesia dengan mengunjungi Wisata Alam Padang Sabana Fulan Fehan, Atambua-Belu, tempat wisata yang menawarkan pemandangan indah dan sejuta pengalaman petualangan yang tak akan terlupakan!”

Imanuel Tn

Pengunjung akan dikejutkan dengan pemandangan yang luar biasa dari padang rumput yang luas saat tiba di Fulan Fehan. Selain itu, dapat juga melihat penggembalaan sapi, kambing, dan kerbau, serta sekelompok kuda yang bebas berkeliaran. Dengan kondisi suhunya yang cenderung dingin, berkisar 21-23 0C memungkinkan untuk berapa jenis tumbuhan seperti banyak pohon kaktus yang tumbuh subur.

 Wisata bersejarah lainnya di Fulan Fehan sangat mendukung pesona dan daya tariknya. Salah satunya adalah Benteng Ranu Hitu, juga dikenal sebagai Benteng Lapis Tujuh di puncak Bukit Makes, dan Gunung Lakaan yang menjulang tinggi, juga dikenal sebagai Bukit Batu Maudemu di Desa Maudemu. Di puncaknya terdapat beberapa situs bersejarah, termasuk desa dan kuburan orang Melus. Kuburan tua Kikit Gewen terletak di ujung timur lembah ini.

 Pengunjung yang ingin pergi ke Fulan Fehan harus siap menghadapi perjalanan yang agak sulit karena jalannya berbatu, curam, dan terdapat jurang di sisi jalan. Namun, perjuangan ini akan terbayar ketika melihat keindahannya sendiri. Saat yang tepat untuk mengunjungi Fulan Fehan adalah dari bulan November hingga Mei, selama musim hujan, ketika suhu relatif dingin dan rumput hijau dan segar.

 Fulan Fehan telah menjadi favorit bagi penggemar alam karena keindahan padang sabana yang luas, dan pernah masuk dalam kategori destinasi dataran tinggi Anugerah Pesona Indonesia Tahun 2020. Fulan Fehan menawarkan pengalaman wisata yang unik dan menakjubkan untuk dinikmati dengan beberapa aktivitas yang dapat dilakukan Di Fulan Fehan antara lain, Melihat Kuda Bebas Berkeliaran, Menikmati Pemandangan Alam, Mengunjungi Objek Wisata Bersejarah, Mengikuti Festival dan Event tahunan, dapat menginap di Tempat penginapan dan mengikuti aktivitas peternakan.

Untuk dapat mencapai Fulan Fehan dari Atambua, kita dapat mengikuti rute berikut, Dari Atambua terus menuju Desa Weluli, yang berjarak sekitar 26 km. Jalan menuju Desa Weluli masih relatif wajar dan dapat ditempuh dengan mobil atau kendaraan lainnya. Setelah tiba di Desa Weluli, kita melanjutkan perjalanan ke Fulan Fehan, yang berjarak sekitar 16 km dari Desa Weluli. Dengan kondisi jalan yang sangat berkelok dan sedikit buruk, memacu adrenalin, kesabaran dan kemampuan mengemudi yang baik untuk sampai ke sana.

Share your love
Avatar photo
Imanuel Tn
Articles: 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sombra Coffee