Hari ini, Minggu, 26 April 2026, Komunitas East Nusa Tenggara bersama Lanscaper East Nusa Tenggara melakukan hunting di Air Terjun Oenesu, yang berada di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NTT.
Kalau biasanya objek foto Lanscaper adalah alam atau benda, kali ini berbeda—objek utamanya adalah model, dengan latar megah air terjun bertingkat yang tetap memukau.
Air Terjun Oenesu sendiri punya karakter yang kuat. Bertingkat, rindang, dan punya suasana yang tenang. Meski begitu, jejak waktu dan bencana juga terlihat—beberapa fasilitas sudah rusak dan belum sepenuhnya diperbaiki.

Dari pusat Kota Kupang (Jalan Eltari), perjalanan menuju lokasi ini memakan waktu kurang lebih 35 menit. Jaraknya sekitar 35 KM jika lewat Bakunase, atau sekitar 40 KM jika mengambil jalur lingkar luar Kota Kupang.
Tempatnya cukup sejuk karena dikelilingi pepohonan rindang, jadi kamu tidak perlu khawatir dengan teriknya matahari khas Kupang. Area parkir juga luas, dan tiket masuk hanya Rp10.000 sudah termasuk motor dan orang.

Namun, ada satu hal yang perlu jadi perhatian—akses jalan menuju lokasi masih dalam kondisi rusak di beberapa titik. Jadi perlu ekstra hati-hati selama perjalanan.
Kalau ke sini, sebaiknya bawa bekal sendiri. Saat kami datang di pagi hari (jam 06.00–10.00), belum terlihat adanya pedagang.
Untuk yang ingin datang bersama keluarga, terutama anak-anak, wajib dijaga ekstra karena jalannya cukup terjal dan licin.
Tapi satu hal yang pasti—untuk para fotografer, ini adalah tempat yang “bercerita”. Cahaya, tekstur air, dan suasana hutan menyatu jadi frame yang sulit ditolak.






