Keanekaragaman kuliner di NTT bisa menjadi salah satu pesona untuk dijadikan sebagai wisata kuliner, yang mampu memanjakan lidah wisatawan yang datang berkunjung. Berikut ini adalah beberapa kuliner khas NTT, yaitu :
- Se’i
Sei merupakan olahan daging sapi atau babi yang dipanggang di atas bara api
dengan diberi rempah-rempah khusus. Kuliner ini menjadi yang paling digemari
karena aromanya yang khas dan dagingnya yang empuk. Daging se’i paling
enak kalau dinikmati bersama sambal lu’at. Hampir di seluruh daerah di NTT
menyajikan menu utama se’i jadi tidak susah kalau mau coba kuliner yang satu
ini. - Kolo
Kolo berasal dari daerah Manggarai. Kolo ini merupakan nasi bakar khas masyarkat NTT karena bahan yang digunakan adalah nasi yang dimasak menggunakan bamboo dengan cara di bakar.
- Jagung Bose
Jagung Bose merupakan makanan pokok masyarakat pulau Timor sebagai
pengganti nasi. Bose artinya dilunakkan, sehingga jagung bose adalah jagung
yang dilunakkan. Jagung yang digunakan adalah jagung putih, yang dimasak
dengan dicampur kacang merah dan direbus dengan santan sampai jadi bubur. - Muku Loto
Muku Loto berasal dari daerah Nagekeo yaitu sebuah daerah di pulau Flores.
Muku artinya pisang, sedangkan Loto artinya hancur. Jadi Muku Loto artinya
pisang hancur. Pisang yang digunakan adalah pisang mentah. - Sayuran Rumpu Rampe
Rumpu rampe terbuat dari sayuran seperti daun ubi dan daun pepaya. Masakan
ini berasal dari daerah Maumere dan daerah Larantuka. Bahan dasar yang
dipakai adalah daun pepaya dan ditumis dengan bumbu rempah sederhana. - Jawada
Jawada merupakan makanan camilan yang berasal dari Pulau Flores dan Pulau
Alor. Bentuk Jawada adalah segitiga dengan aroma khas dari wangi tepung
beras yang digoreng dengan gula aren/ gula merah. - Manggulu
Manggulu adalah makanan khas NTT yang rasanya manis dan bentuknya mirip dodol. Makanan ini berasal dari Sumba Timur. Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatannya adalah buah pisang yang dikeringkan bersama kacang merah. - Uwi Ndota
Uwi ndota merupakan makanan pokok penduduk masyarakat Kabupaten Ende berbahan dasar ubi yang dicincang sampai halus lalu dimasak dengan cara direbus.
- Aka Bilan
Aka bilan merupakan makanan khas yang berasal dari kabupaten Belu. Bahan
yang digunakan dari campuran sagu, kelapa parut, kacang hijau serta sedikit
garam. - Jagung Titi
Makanan khas Kupang ini merupakan camilan olahan jagung yang renyah.
Sekilas, camilan khas Kupang ini mirip dengan cornflakes yang juga
menggunakan jagung sebagai bahan utamanya. Jagung Titi dimasak dengan
cara digoreng tanpa minyak lalu ditumbuk hingga pipih. Masyarakat Kupang
biasanya menyajikan kuliner tradisional Kupang ini ketika ada tamu yang
singgah dirumah mereka. - Wollapa
Wollapa merupakan salah satu jenis penganan tradisional suku Sabu Raijua.
Makanan tersebut terbuat dari beras yang ditumbuk halus kemudian dicampur
gula merah dan dibungkus menggunakan kulit jagung kering. - Ubi Nuabosi
Ubi ini berbeda dengan ubi yang lain, ubi nuabosi berukuran lebih besar,
beraroma harum dan rasanya sangat gurih. Warga lokal menyebutnya uwi ai
nuabosi dan serin ditanam di dataran tinggi Ndetundora yang beralokasi di
Kabupaten Ende. - Ka’pu Pantunnu
Ka’pu pantunnu ini adalah tumisan jantung pisang yang menjadi favorit
masyarakat Sumba. Bahan yang digunakan adalah jantung pisang dan
dicampur dengan parutan kelapa. Makanan ini tidak dijual dirumah makan
tapi disajikan saat acara tradisional atau berbagai festival. - Moke
Moke adalah minuman khas dari Pulau Flores yang terbuat dari tanaman
siwalan (pohon lontar) dan enau. Moke adalah simbol adat, persaudaraan dan
pergaulan bagi masyarakat Flores. - Tuak Manis
Tuak manis adalah minuman khas NTT yang aslinya berasal dari Pulau Timor. Tuak manis tersebut terbuat dari buah lontar pilihan yang masih segar.
- Sophia
Minuman keras tradisional asal NTT ini mempunyai beberapa nama lain,
seperti sopi atau sopia. Meski termasuk miras, namun kini sudah resmi dijual
di pasaran. - Kopi Sumba
Kopi Sumba adalah salah satu coffee terenak di Tanah Air. Buktinya kopi ini
berhasil mengalahkan kopi asal aceh dan sumatera pada
Sumber : Database Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur




